Dokter Gadungan Susanto Pernah Jadi Kepala Puskesmas

Dokter Gadungan Susanto – Yoi, brosist! Nih berita seru banget dari Surabaya, gengs! Ada anak SMA kece bernama Susanto, yang selama dua tahun ini pura-pura jadi dokter, padahal aslinya bukan lulusan kedokteran. Kebetulan dia kerja di Rumah Sakit PHC Surabaya, dan dia berhasil mengelabui mereka dengan menggunakan ijazah orang lain. Terus foto di ijazah itu diganti pake fotonya sendiri, bener-bener jago akting sih doi!

Ceritanya terungkap gara-gara rumah sakit mau perpanjang kontrak dia, tapi ada yang enggak bener. Susanto sebenernya daftar buat jadi dokter first aid di sana, tapi dia malah diterima buat jadi dokter hiperkes yang ngecek kesehatan para pekerja dan standar keselamatan di perusahaan. Bener-bener tukang akting, gengs!

Dokter Gadungan Susanto Pernah Jadi Kepala Puskesmas

Tapi, itu belum seberapa, brosist! Susanto sebelumnya juga pernah jadi kepala UPTD dan kepala Puskesmas, loh! Dia pura-pura jadi orang lain lagi, kali ini jadi dr. Anggi Yurikno. Ternyata, dr. Anggi ini residivis, dan korban tipu dayanya adalah pemerintah daerah (pemda). Udah dihukum di daerah Kalimantan, tapi kayaknya dia enggak jera-jera juga.

Kasus kayak gini bikin geger, kan, gengs? Kemenkes RI masih nunggu info lebih lanjut soal kasus ini. Tapi yang jelas, ini jadi pelajaran buat semua rumah sakit buat lebih teliti dan hati-hati dalam ngecek kredensial para tenaga medis. Jadi, jangan sampai ada lagi dokter-dokter gadungan kayak Susanto yang ngelabui rumah sakit, ya, brosist!

Baca sinopsis film menarik hanya di sini !
Baca berita tim favorit manchester united di sini !
Baca berita Sepak Bola hanya di sini !
Baca berita Musik Internasional hanya di sini !
Baca berita seputar olahraga hanya di sini ! 
Baca berita seputar info bisnis di sini !
Baca berita Indonesia Terkini di sini !
Baca tips dan trik bermain game di sini !
Baca berita viral negara +62 di sini !
Baca berita hangat Australia di sini !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *