Pihak Keluarga Desak Kemenlu 3 WNI Dideportasi

Pihak Keluarga Desak Kemenlu – Bro, cerita seru nih dari keluarga 3 orang WNI yang kuliah di Mesir. Mereka diduga mengeroyok seorang pria, tapi keluarga mereka nggak terima dan protes keras soal deportasi mereka. Mereka juga minta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk periksa oknum KBRI Kairo karena dugaan pelanggaran prosedur.

Nah, ada perwakilan keluarga, Bunyamin Yapid, yang ngomongin ini. Dia heran banget kenapa ketiga mahasiswa ini dideportasi. Menurut dia, kasus pengeroyokan itu udah dimediasi dan udah diselesaikan dengan damai.

“Kasus ini pernah dilaporkan di kepolisian Mesir. Namun ditolak oleh kepolisian Mesir karena tidak cukup bukti yang kuat. Polisi Mesir saja juga menyampaikan untuk selesaikan masalah secara internal,” kata Bunyamin. Jadi, menurut polisi Mesir, udah selesai masalahnya, Bro.

Tapi ternyata, otoritas keamanan Mesir tiba-tiba nangkep ketiganya. Bunyamin ngerasa penangkapan ini atas dorongan KBRI Kairo, Bro.

“Inilah kita pertanyakan, Ibu Menlu harus mempertanyakan itu. Bahwa ada prosedur yang salah di sini terkesan dipaksakan. Di sinilah oknum KBRI bermain,” ungkap Bunyamin.

Pihak Keluarga Desak Kemenlu 3 WNI Dideportasi

Nah, Bunyamin gak setuju kalau ketiga WNI ini dideportasi. Apalagi dia bilang, ketiga mahasiswa ini sempat ditangkap dan ditahan tanpa prosedur hukum yang jelas.

“Anak (mahasiswa dideportasi) ini dipulangkan tanpa bukti dan tanpa melalui proses hukum, kemudian ditangkap dan saat ditangkap pun ada proses yang menyalahi prosedur,” katanya. Jadi, menurut dia, ini gak fair.

Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi (KKS), Muhammad Alim Nur, juga ikut komentar. Dia bilang penangkapan mereka gak jelas, Bro!

“Kasusnya pun tidak jelas. Mereka ditangkap atas praduga bersalah, sampai dideportasi tidak ada proses pengadilan untuk vonis bersalah dan cacat prosedur. Itulah yang kami soroti,” jelas Alim.

Terus, Alim bilang penangkapan mereka juga atas permintaan KBRI. Mereka udah nanya langsung sama polisi Mesir soal penangkapan ini, dan polisinya bilang kalo KBRI yang minta mereka dideportasi.

Jadi, mereka ditangkap tanggal 27 Agustus dan pulang ke Indonesia tanggal 10 September. Menurut Dirjen Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kemenlu, Judha Nugraha Kemlu, mereka udah coba mediasi dan berusaha nyari solusi sejak awal. KBRI Kairo juga udah ikutin prosedur hukum yang berlaku di Mesir.

Baca sinopsis film menarik hanya di sini !
Baca berita tim favorit manchester united di sini !
Baca berita Sepak Bola hanya di sini !
Baca berita Musik Internasional hanya di sini !
Baca berita seputar olahraga hanya di sini ! 
Baca berita seputar info bisnis di sini !
Baca berita Indonesia Terkini di sini !
Baca tips dan trik bermain game di sini !
Baca berita viral negara +62 di sini !
Baca berita hangat Australia di sini !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *