Pilkada 2024 Dipercepat, Bawaslu Soroti Kerawanan Logistik

Pilkada 2024 Dipercepat –Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI lagi nih ngasih tau tentang Pilkada 2024 yang akan dimajuin 3 bulan oleh pemerintah, dari semula November 27, 2024, jadi bulan September. Rencana ini bakal diwujudin pemerintah dengan ngebuat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada yang udah dibahas sama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI, Rabu (20/9/2023).

Di rapat itu, anggota Bawaslu RI, Herwyn JH Malonda, ngecatet soal masalah logistik. Soalnya, jarak antara Pemilu 2024 sama Pilkada 2024 makin mepet. “Kita harus ngejaga soal kertas (surat suara). Karena di Pemilu 2019 yang lalu, surat suara hampir gak cukup,” katanya.

Dengan majuannya Pilkada 2024, jarak antara pemilihan nasional sama Pilkada cuma 7 bulan. Ini belum ngitung kalo Pilpres 2024 sampe 2 putaran. Kedua putaran Pilpres baru digelar Juni 2024, cuma 3 bulan sebelum Pilkada. KPU bakal punya tantangan berat banget soal pencetakan dan pendistribusian surat suara nih.

Pilkada 2024 Dipercepat, Bawaslu Soroti Kerawanan Logistik

Herwyn juga ngasih perhatian soal honorarium pengawas pemilu yang gak boleh di-duplicate menurut Standar Biaya Masukan Kementerian Keuangan. Itu berarti pengawas pemilu gak bisa dipake buat dua tugas yang bersinggungan, kayak awasi pemilu dan Pilkada.

“Bisa jadi kita harus tinggiin honorarium. Atau bisa jadi, harus ada dua panitia pengawas di semua daerah yang ngawasin pemilu dan Pilkada,” kata Herwyn.

Selain itu, Bawaslu juga menyorot soal penyelesaian sengketa hasil pemilu yang harus dipercepat biar gak bentrok sama tahapan Pilkada. Mereka juga ngeceretin soal kemungkinan kurangnya bantuan personel keamanan antarwilayah, karena semua daerah bakal ada Pilkada serentak. Tapi Bawaslu bilang mereka udah siap untuk hadapin Pilkada 2024 yang dimajuin ini. “Kita bakal ngikutin keputusan, tapi ada beberapa catatan yang harus dijalanin,” kata Herwyn.

Mendagri Tito juga ngasih tau kalo UU Pilkada minta biar pelantikan pejabat di daerah, baik yang di legislatif maupun eksekutif, dilakukan di tahun yang sama. Keserentakan ini bakal ngerapiin urusan pemerintahan dari pusat sampe daerah yang selama ini dianggap gak sinkron karena masa jabatan yang beda-beda. Misalnya, RPJMD di kota/kabupaten dalam satu provinsi bisa aja beda-beda karena gak dirancang serentak. Begitu juga provinsi di pulau yang sama bisa aja punya RPJMD yang berbeda dan gak saling mendukung. Jadi, dengan keserentakan ini diharapkan bisa ngurangin masalah pembangunan yang selama ini gak berjalan mulus karena perbedaan di tingkat daerah.

Baca sinopsis film menarik hanya di sini !
Baca berita tim favorit manchester united di sini !
Baca berita Sepak Bola hanya di sini !
Baca berita Musik Internasional hanya di sini !
Baca berita seputar olahraga hanya di sini ! 
Baca berita seputar info bisnis di sini !
Baca berita Indonesia Terkini di sini !
Baca tips dan trik bermain game di sini !
Baca berita viral negara +62 di sini !
Baca berita hangat Australia di sini !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *