Ternyata Eks Wamenkumham Diduga Manfaatkan Uang Korupsi

“Ternyata Eks Wamenkumham Diduga Manfaatkan Uang Korupsi Rp 1 Miliar untuk Dana Kampanye Pencalonan Ketua PP Pelti”

Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej, atau yang dikenal sebagai Eddy Hiariej, telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penerimaan suap dan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Eddy diduga menerima uang sebesar Rp 8 miliar dari Direktur Utama PT Cirta Lampia Mandiri (CLM) Helmut Hermawan. Dari jumlah uang korupsi tersebut, sekitar Rp 1 miliar diduga digunakan untuk dana pencalonan sebagai Ketua Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti).

“Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan bahwa Helmut memberikan uang sejumlah sekitar Rp 1 miliar kepada Eddy untuk keperluan pribadi Eddy dalam pencalonan sebagai Ketua PP Pelti,” kata Marwata di Gedung KPK.

Kini, KPK telah menahan Helmut Hermawan selama 20 hari pertama di Rumah Tahanan KPK. Sementara Eddy Hiariej dan dua anak buahnya akan dipanggil untuk dilakukan penahanan seiring berlanjutnya proses penyelidikan lebih lanjut.

Helmut dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

 

Baca sinopsis film menarik hanya di sini !
Baca berita tim favorit manchester united di sini !
Baca berita Sepak Bola hanya di sini !
Baca berita Musik Internasional hanya di sini !
Baca berita seputar olahraga hanya di sini ! 
Baca berita seputar info bisnis di sini !
Baca berita Indonesia Terkini di sini !
Baca tips dan trik bermain game di sini !
Baca berita viral negara +62 di sini !
Baca berita hangat Australia di sini !
Baca berita program terbaru di sini !
Baca berita seputar produk bagus di sini !
Baca seputar Game Menarik di sini !
Bergabung untuk menemukan info terbaru di sini !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *